Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora
Kembali ke Panduan

Panduan ScopusLens

Cara mencari dan memilih jurnal internasional terindeks Scopus dari 32.000+ jurnal global.

Apa itu ScopusLens?

ScopusLens adalah direktori jurnal internasional yang terindeks di database Scopus (Elsevier). Berbeda dari SintaScope yang fokus jurnal Indonesia terakreditasi SINTA, ScopusLens berisi jurnal dari seluruh dunia dengan metrik Scimago Journal Rank (SJR).

32.000+ jurnal Scopus dari semua negara dan bidang ilmu. Data diimpor dari Scimago Journal Rank (SJR) dan diperbarui berkala.

Bedanya dengan SintaScope

AspekSintaScopeScopusLens
CakupanJurnal Indonesia (SINTA)Jurnal seluruh dunia (Scopus)
Jumlah12.000+32.000+
PeringkatSinta 1-6Quartile Q1-Q4
MetrikH-index, sitasi (Google Scholar)SJR, CiteScore, SNIP
Data detailScope, APC, kontak, TrustScoreMetrik Scopus, publisher, country
BahasaMayoritas IndonesiaMayoritas Inggris
Kapan pakai mana? Jika target Anda jurnal Indonesia (BKD, SERDOS, kum dosen), mulai dari SintaScope. Jika target jurnal internasional (disertasi S3, hibah internasional), gunakan ScopusLens.

Cara Menggunakan

1

Buka halaman ScopusLens

Kunjungi publiora.id/scopus-journals atau klik Jurnal Scopus di navbar.

2

Cari berdasarkan topik atau nama jurnal

Ketik keyword bidang riset (misalnya "artificial intelligence", "public health", "materials science") atau langsung nama jurnal jika sudah tahu.

3

Filter berdasarkan quartile

Scopus membagi jurnal ke 4 quartile berdasarkan SJR:

  • Q1 (Top 25%) - jurnal terbaik di bidangnya. Kompetisi sangat ketat, acceptance rate rendah.
  • Q2 (25-50%) - jurnal bagus. Sweet spot antara reputasi dan peluang diterima.
  • Q3 (50-75%) - jurnal menengah. Lebih realistis untuk peneliti yang baru mulai publish internasional.
  • Q4 (75-100%) - jurnal entry-level Scopus. Peluang diterima lebih tinggi, tapi dampak sitasi lebih rendah.
4

Klik untuk melihat detail jurnal

Halaman detail menampilkan: SJR score, CiteScore, SNIP, H-index, publisher, negara, tipe (journal/proceedings/book series), dan ISSN.

Memahami Metrik Scopus

SJR (Scimago Journal Rank)

Mengukur prestise jurnal berdasarkan jumlah dan kualitas sitasi. Mirip PageRank Google - sitasi dari jurnal Q1 bernilai lebih tinggi dari sitasi dari Q4. SJR lebih tinggi = lebih prestisius.

  • SJR > 1.0: sangat baik
  • SJR 0.5 - 1.0: baik
  • SJR < 0.5: entry-level

CiteScore

Rata-rata sitasi per dokumen dalam 4 tahun terakhir. Dihitung oleh Scopus sendiri. Lebih mudah dipahami daripada SJR: CiteScore 5.0 artinya rata-rata artikel di jurnal ini dikutip 5 kali dalam 4 tahun.

SNIP (Source Normalized Impact per Paper)

Mengukur dampak sitasi dengan memperhitungkan perbedaan antar bidang. Berguna untuk membandingkan jurnal lintas disiplin (misalnya kedokteran vs humaniora) karena sudah dinormalisasi.

Tips untuk Peneliti Indonesia

  • Mulai dari Q3-Q4 jika baru pertama kali. Jangan langsung target Q1 Nature/Science. Banyak jurnal Q3 yang bagus dan acceptance rate-nya realistis (20-40%).
  • Cek apakah jurnal juga terdaftar SINTA. Jurnal Scopus yang diterbitkan di Indonesia biasanya juga terakreditasi Sinta 1-2. Publish di satu jurnal, dapat dua "kredit" sekaligus.
  • Perhatikan APC. Jurnal Scopus Q1 bisa APC $2.000-5.000 (Rp 35-90 juta). Banyak jurnal Q2-Q4 yang gratis atau murah ($0-500). Gunakan CostEstimator untuk estimasi.
  • Waspadai jurnal discontinued. Beberapa jurnal sudah tidak aktif di Scopus (discontinued) tapi masih menerima submission. Artikel yang terbit setelah discontinuation tidak masuk indeks Scopus.

Hati-hati jurnal "hijacked". Ada kasus di mana domain jurnal Scopus legitimate diambil alih pihak lain setelah expired. Selalu verifikasi website jurnal di Scopus Source List resmi (scopus.com/sources) sebelum submit.

Pertanyaan Umum

Apakah semua jurnal Scopus itu bagus?

Tidak otomatis. Scopus melakukan kurasi, tapi ada jurnal yang masuk Scopus kemudian di-discontinued karena kualitas menurun. Cek status "Active" vs "Discontinued" di halaman detail.

Q1 di bidang saya, tapi SJR-nya rendah - kenapa?

Quartile bersifat relatif per bidang. Jurnal Q1 di bidang humaniora mungkin SJR-nya 0.8, sementara Q1 di kedokteran bisa SJR 5.0+. Bandingkan hanya dalam bidang yang sama.

Berapa batas akses harian?

User gratis bisa melihat 10 halaman detail per hari. Pencarian tanpa batas. User Pro mendapat akses tanpa batas.

Jelajahi Jurnal Scopus Sekarang

32.000+ jurnal internasional dengan metrik SJR, CiteScore, dan SNIP.

Buka ScopusLens