Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Shoreline Change Analysis on Enggano Island Using the Digital Shoreline Analysis System (DSAS): A Case Study of Kahyapu, Kaana, and Malakoni Villages

Maulidan, Arsyi DafaBesperiGunawan, AgustinAmri, KhairulGunawan, GustaMaulidan, Arsyi DafaBesperiGunawan, AgustinAmri, KhairulGunawan, Gusta
Zona Laut Jurnal Inovasi Sains Dan Teknologi Kelautan (Sinta 3)Vol. 0 No. 028 Maret 2026
DOI10.62012/zl.vi.47429

Abstrak

Perubahan garis pantai merupakan proses dinamis yang memberikan dampak signifikan terhadap ekosistem pesisir dan aktivitas manusia. Penelitian ini menganalisis secara kuantitatif perubahan garis pantai di Pulau Enggano, Provinsi Bengkulu, selama periode 1993–2025 dengan fokus pada Desa Kahyapu, Kaana, dan Malakoni. Ekstraksi garis pantai dilakukan menggunakan citra Landsat tahun 1993, 2009, dan 2025 yang telah melalui koreksi radiometrik dan geometrik, dengan pendekatan Modified Normalized Difference Water Index (MNDWI) serta koreksi pasang surut berbasis pemodelan MIKE 21 dan data batimetri. Laju perubahan garis pantai dihitung menggunakan Digital Shoreline Analysis System (DSAS) melalui 2.052 transek berinterval 10 m dan parameter Net Shoreline Movement (NSM), End Point Rate (EPR), serta Linear Regression Rate (LRR). Hasil analisis menunjukkan bahwa abrasi mendominasi seluruh lokasi kajian. Pada periode 1993–2009, laju abrasi rata-rata berada pada kisaran −0,42 hingga −0,63 m/tahun dan mengalami peningkatan signifikan pada periode 2009–2025, dengan nilai maksimum mencapai −1,26 m/tahun di Desa Malakoni. Analisis tren jangka panjang (1993–2025) mengonfirmasi bahwa Desa Malakoni mengalami laju abrasi tertinggi sebesar −0,87 m/tahun, diikuti oleh Desa Kaana sebesar −0,56 m/tahun dan Desa Kahyapu sebesar −0,44 m/tahun. Proses akresi hanya terjadi secara lokal dengan nilai relatif kecil sehingga tidak mampu mengimbangi kehilangan daratan yang berlangsung. Temuan ini menegaskan bahwa wilayah pesisir Pulau Enggano berada dalam kondisi rentan terhadap abrasi berkelanjutan dan memerlukan perhatian serius dalam perencanaan serta pengelolaan wilayah pesisir secara terpadu dan berkelanjutan.

Kata Kunci

DSASPerubahan Garis PantaiPulau EngganoabrasiakresiManagemen PantaiDSASShoreline changesEnggano IslandErosionAccretionCoastal AreasDSAS

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Zona Laut Jurnal Inovasi Sains Dan Teknologi Kelautan

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Shoreline Change Analysis on Enggano Island Using the Digital Shoreline Analysis System (DSAS): A Case Study of Kahyapu, Kaana, and Malakoni Villages | Zona Laut Jurnal Inovasi Sains Dan Teknologi Kelautan | Publiora