Sustainable Capture Fisheries Optimization for Blue Economy and Fishermen’s Welfare in Indonesia
Sustainable Capture Fisheries Optimization for Blue Economy and Fishermen’s Welfare in Indonesia
Abstrak
Potensi ikan terbesar di perairan Indonesia berada di perairan yang meliputi Laut Aru, Laut Arafuru, dan Laut Timor. Hal ini berdasarkan data Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (Januari 2018), potensi kemampuan tangkapnya sebesar 2.637.565 ton. Dengan potensi tersebut, maka jumlah yang dapat dikembangkan dan dimanfaatkan untuk ditangkap adalah sebesar 2.110.053 ton. Batas tangkap ini menjadi sinyal untuk terus menjaga stok ikan di perairan ini. Selain hal tersebut, perairan ini juga memiliki alokasi izin kapal terbanyak dengan jumlah izin kapal yang diberikan oleh KKP sebanyak 1.368. Sementara itu, di wilayah NKRI, potensi perikanan terendah berada di perairan Selat Malaka dan Laut Andaman yang potensi perikanannya sebesar 425.444 ton. Namun, yang dapat ditangkap sebanyak 340.355 ton.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Zona Laut Jurnal Inovasi Sains Dan Teknologi KelautanArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
