Pengaruh Hidro-oseanografi pada Penempatan Terumbu Buatan di Kawasan Pantai Indonesia
Hydro-oceanographic Influences on Artificial Reef Placement in Indonesian Coastal Areas
Abstrak
Keberadaan terumbu buatan di kawasan pantai digunakan untuk memperbaiki habitat yang rusak dengan mensimulasi peran ekologi terumbu karang alami. Pemilihan lokasi penempatan di bawah laut dilakukan agar terumbu buatan dapat berfungsi dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh karakteristik hidro-oseanografi terhadap penempatan terumbu buatan yang telah dilakukan di beberapa kawasan pantai di Indonesia. Penelitian ini diharapkan memberi gambaran efektivitas penempatan terumbu buatan terhadap upaya perbaikan kerusakan ekosistem kawasan pantai tersebut. Data terumbu buatan diperoleh di perairan pantai yang berada di Pulau Jawa dan Pulau Sulawesi. Peninjauan penerapan terumbu buatan meliputi lokasi penempatan, data hidro-oseanografi perairan, dan evaluasi kondisi eksisting terumbu buatan setelah masa penenggelaman. Peninjauan hubungan dilakukan antara data awal dan kondisi eksisting terumbu buatan setelah masa penenggelaman di lokasi penempatan terhadap karakteristik hidro-oseanografi lokasi perairan pantai masing-masing. Keberhasilan penempatan terumbu buatan sebagai upaya restorasi ekosistem pantai sangat dipengaruhi oleh kontur bathimetri, tinggi gelombang, kecepatan arus, dan sedimentasi.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Zona Laut Jurnal Inovasi Sains Dan Teknologi KelautanArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
