Analisis Motion Trajectory dan Fatigue Damage Ratio FPSO Terhadap Catenary Mooring Line Failure
Analysis Of Motion Trajectory And Fatigue Damage Ratio Fpso To Catenary Mooring Line Failure
Abstrak
Floating Production Storage and Offloading (FPSO) adalah kapal yang memproduksi minyak dan gas terapung dengan memiliki sistem tambat tipe catenary mooring. FPSO tersebut akan memproduksi minyak dan gas di Lapangan Abadi di Blok Masela Laut Arafuru (09˚ 07’ 51’’ S / 130˚ 28’ 00’’ E) dimana daerah tersebut memiliki gelombang laut, angin, dan arus yang akan berpengaruh pada kinerja kapal FPSO. Pada penelitian ini akan di uji Response Amplitude Operator (RAO), motion trajectory dan fatigue damage ratio dengan sistem tambat kapal dari 12 tali terdapat 3 yang mengalami kegalalan. Penilitian ini menggunakan metode analisis dengan memakai perangkat lunak berbasis CFD (Computational Fluid Dynamics) yaitu Ansys AQWA. Adapun kesimpulan dari penelitian ini ialah semakin banyak tali tambat yang putus maka perpindahan kapal FPSO dari kondisi awal akan semakin jauh serta semakin tinggi nilai tegangan maksimum tali maka akan berbanding lurus dengan stress range pada setiap tali tambat sedangkan untuk fatigue damage ratio semakin tinggi nilai siklus kegagalan maka akan berbanding terbalik dengan nilai fatigue damage ratio pada setiap tali tambat.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Zona Laut Jurnal Inovasi Sains Dan Teknologi KelautanArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
