Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Studi Sedimentasi Pada Saluran Intake PLTU Barru

Sedimentation Study on the Barru Power Plant Intake Canal

Paotonan, ChairulArsil, ArsilPaotonan, ChairulArsil, Arsil
Zona Laut Jurnal Inovasi Sains Dan Teknologi Kelautan (Sinta 3)Vol. 0 No. 026 November 2022
DOI10.62012/zl.v3i3.24310

Abstrak

Peningkatan kapasitas pendinginan mesin pembangkit atau mesin kondesor dengan memanfaatkan air laut di PLTU Barru membutuhkan pengerukan pada saluran intake dengan panjang pengerukan ±80 m dan kedalam -4m LWS. Permasalahannya, pengerukan pada saluran intake berpotensi terjadinya pendangkalan kembali pada area yang telah dikeruk akibat proses hidrodinamika pantai sehingga dapat menyebabkan tersumbatnya saluran intake dan terganggunya proses sistem pemompaan dan sistem pembangkit secara keseluruhan. Diperlukan studi untuk mengkaji potensi sedimentasi di sekitar area pengerukan. Penelitian menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer terdiri dari data batimetri, arus, pasang surut dan sedimen dasar dan sampel air. Sedangkan data sekunder meliputi data gelombang dan pasang surut pembanding serta disain rencana pengerukan. Data gelombang bersumber dari European Center for Medium-Range Weather Forecasts (ECMWF) sedangkan data pasang surut pembanding diperoleh dari Badan InformasiGeospasial (BIG). Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis untuk mendapatkan parameter arus, pasang surut, sedimen dan gelombang pecah serta transport sedimen menyusur pantai. Perhitungan arus dan transport sedimen juga dilakukandengan pemodelan numerik menggunakan surface-water modeling system (SMS). Selanjutnya dengan menggunakan hasil analisis transport sedimen secara analitis dan pemodelan numerik dilakukan perhitungan ketebalan sedimen yang terperangkap di dalam saluran intake pasca pengerukan. Hasil analisa pemodelan numerik, potensi sedimentasi pada lokasi studi bersumber dari arus akibat pasang surut dan arus akibat gelombang pecah. Prediksi potensi sedimentasi akibat arus pasang surut dan arus gelombang pecah selama 1 tahun masing-masing adalah 43.64 m3 dan 1,589.93 m3 denganketebalan sedimen 1.2 meter dari dasar galian sehingga dibutuhkan perawatan saluran intake minimal satu kali dalam satu tahun.

Kata Kunci

SedimentasiPemodelan HidrodinamikaGelombang lautPasang surut air lautPLTU

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Zona Laut Jurnal Inovasi Sains Dan Teknologi Kelautan

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Studi Sedimentasi Pada Saluran Intake PLTU Barru | Zona Laut Jurnal Inovasi Sains Dan Teknologi Kelautan | Publiora