Dampak Perubahan Penanaman Kakao ke Padi Sawah di Kelurahan Noling, Kecamatan Bua Ponrang, Kabupaten Luwu
Abstrak
Alih fungsi lahan pertanian yang semakin banyak terjadi di Indonesia dipicu oleh beberapa faktor, antara lain kurangnya dukungan pemerintah dalam pengembangan lahan kakao, sehingga petani beralih ke usahatani padi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan karakteristik petani padi sawah yang alih fungsi lahan kakao menjadi lahan padi sawah ; (2) mengidentifikasi penyebab petani alih fungsi lahan kakao menjadi lahan padi sawah; (3) mengevaluasi perbedaan pendapatan petani sebelum dan sesudah alih fungsi lahan; (4) menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi alih fungsi lahan; dan (5) mengkaji dampaknya. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari hingga Maret 2024 dengan 40 responden petani kakao yang beralih ke padi sawah, menggunakan metode sensus. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik petani adalah rata-rata usia 45 tahun, pendidikan SMA, rata-rata jumlah tanggungan keluarga 2 orang, luas lahan 0,50 hektar, dan pengalaman usahatani 16 tahun. Penyebab utama alih fungsi lahan adalah penurunan produksi dan harga kakao yang fluktuatif, serta serangan hama dan penyakit. Pendapatan pertanian meningkat secara signifikan setelah menanam padi, tetapi dampak keseluruhannya negatif, terbukti dari penurunan pendapatan yang signifikan setelah perubahan.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Wiratani: Jurnal Ilmiah AgribisnisArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
