Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

PERAN SEKTOR PERTANIAN TANAMAN PANGAN DAN SIMULASI EKSTENSIFIKASI LAHAN SAWAH DI KALIMANTAN SELATAN: PENDEKATAN INPUT-OUTPUT

Shaufi, Akhmad RajaHamdani, HamdaniIkhsan, Sadik
Wiratani: Jurnal Ilmiah Agribisnis (Sinta 4)Vol. 0 No. 011 Juni 2026
DOI10.33096/wiratani.v9i1.597

Abstrak

Abstrak. Ketahanan pangan merupakan isu strategis yang memerlukan peningkatan produksi domestik melalui program ekstensifikasi lahan sawah. Penelitian ini menganalisis peran sektor pertanian tanaman pangan dalam struktur ekonomi Kalimantan Selatan dan mengevaluasi dampak ekonomi program ekstensifikasi menggunakan pendekatan analisis input-output. Data yang digunakan adalah Tabel Input-Output Provinsi Kalimantan Selatan 2016 klasifikasi 52 sektor. Metode analisis meliputi analisis keterkaitan (backward dan forward linkages), indeks daya penyebaran dan derajat kepekaan, multiplier, serta simulasi dampak ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan sektor pertanian tanaman pangan memiliki kontribusi pendapatan (8,97%) empat kali lipat lebih tinggi dibandingkan kontribusi output (2,53%), mengindikasikan sektor padat karya. Analisis keterkaitan mengidentifikasi 10 sektor unggulan (19,2%). Sektor pertanian tanaman pangan terklasifikasi sebagai sektor dengan daya dorong kuat ke depan (Pd = 0,851; Sd = 1,203), menunjukkan peran strategis sebagai pemasok input industri pengolahan pangan namun bukan leading sector. Paradoks multiplier terjadi dengan output multiplier rendah (1,122) namun income multiplier tinggi (0,534, peringkat 3). Simulasi ekstensifikasi 350.000 hektar dengan investasi Rp 8.798,37 miliar menghasilkan dampak output Rp 12.359,37 miliar, dampak NTB Rp 5.823,85 miliar, dan dampak pendapatan Rp 1.668,77 miliar. Dampak output didominasi konstruksi (55,03%), sedangkan dampak pendapatan didominasi konstruksi (45,65%), jasa pertanian (13,06%), dan perdagangan (12,18%). Aggregate multipliers menunjukkan setiap Rp 1 miliar investasi menghasilkan output Rp 1,405 miliar, NTB Rp 662 juta, dan pendapatan Rp 190 juta. Implikasi kebijakan meliputi strategi diferensiasi sektor, pengembangan industri input pertanian, dan optimalisasi alokasi investasi.

Kata Kunci

input-outputpertanian tanaman panganekstensifikasi lahan sawahketerkaitan ekonomimultiplier

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Wiratani: Jurnal Ilmiah Agribisnis

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

PERAN SEKTOR PERTANIAN TANAMAN PANGAN DAN SIMULASI EKSTENSIFIKASI LAHAN SAWAH DI KALIMANTAN SELATAN: PENDEKATAN INPUT-OUTPUT | Wiratani: Jurnal Ilmiah Agribisnis | Publiora