Keberlanjutan Usaha Mikro di Era Digital: Peran Literasi Keuangan, Literasi Digital, Akses Modal, dan Inovasi
Abstrak
Keberlanjutan usaha mikro menjadi isu penting dalam menghadapi persaingan bisnis dan transformasi digital. Riset ini diarahkan untuk mengeksplorasi kontribusi literasi keuangan, literasi digital, akses modal, inovasi dalam menentukan keberlanjutan usaha mikro di wilayah Kota Banjarmasin. Studi ini mengadopsi metode kuantitatif dengan desain eksplanatori untuk menguji hubungan antarvariabel pada 155 pelaku usaha mikro terpilih melalui teknik pengambilan sampel bertujuan (purposive sampling). Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling - Partial Least Squares dengan bantuan SmartPLS 4. Pengujian hipotesis memberikan bukti literasi keuangan dan inovasi secara nyata memberikan pengaruh dengan arah yang sama terhadap keberlanjutan usaha mikro. Sedangkan literasi digital dan akses modal tidak terbukti memberikan pengaruh yang nyata. Temuan dari riset ini bahwa kapabilitas internal pelaku usaha, khususnya kemampuan mengelola keuangan dan berinovasi lebih mempengaruhi keberlanjutan usaha mikro, dibandingkan dukungan eksternal berupa digitalisasi dan akses pembiayaan. Diharapkan pemerintah dan pemangku kepentingan secara efektif dapat menggunakan hasil penelitian ini dalam perancangan pemberdayaan usaha mikro.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Vifada Management and Digital BusinessArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
