CHILDFREE DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN SOSIOLOGI
Abstrak
Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji konsep childfree serta bagaimana Islam dan sosiologi memandang childfree yang sedang marak menjadi diskusi public. Childfree yang diartikan sebagai kesepakatan antara pasangan laki-laki dan perempuan yang telah menikah secara sah untuk tidak memiliki anak. Maraknya childfree bukan hanya pada kalangan selebritis saja, namun juga merambah pada beberapa kalangan disebabkan oleh berbagai factor. Tingginya biaya hidup, pemikiran bahwa bahagia bisa diraih walaupun tanpa anak hingga persepsi bahwa memiliki anak menjadikan hidup lebih sulit adalah beberapa alasan dipilihnya childfree sebagai jalan hidup pasangan yang sudah menikah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menggunakan jenis library research (studi pustaka). Studi ini dilakukan dengan memahami literature tentang childfree baik buku maupun jurnal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep childfree tidak dikenal dalam Islam
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka USRAH: Jurnal Hukum Keluarga IslamArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
