Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

MULTIKULTURALISME DALAM AL-QUR’AN (STUDI PENAFSIRAN QURAISH SHIHAB DAN MUHAMMAD ASAD)

Azizah, Ulfah Nur
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin (Sinta 3)Vol. 0 No. 015 Desember 2020
DOI10.15408/ushuluna.v6i2.29987

Abstrak

Multikulturalisme merupakan sebuah fenomena dunia modern yang ada pada tahun 1960-an kemudian mendapatkan pengakuan pada tahun 1970-an. Multikulturalisme termasuk mode alternatif dalam rangka membangun, mengelola dan mengatasi kemajemukan rakyat dalam bernegara. Multikulturalisme merupakan alat untuk membangun sebuah negara dalam mengelola keanekaragaman di tengah masyarakat, khususnya di Indonesia dengan masyarakat yang majemuk dengan berbagai perbedaannya.Hasil penelitian penafsiran ayat-ayat multikultural yang komprehensif  menunjukkan nilai-nilai dasar dari konsep multikulturalisme dijelaskan di dalam al-Qur’an tentang perbedaan bahwa Allah swt,. menciptakan manusia dengan berbangsa-bangsa dan bersuku- suku agar saling mengenal satu sama lain, termasuk keberagaman dari dialek, bahasa, warna kulit. Pada sisi lain, al- Qur’an menjelaskan bahwa Allah Swt tidak menghendaki umat manusia menjadi satu, sebenarnya umat manusia itu diciptakan dari asal yang sama yaitu Adam dan pasangannya, namun Allah menghendaki umat manusia tidak menjadi umat yang satu. Realitas multikulturalisme bahwa diciptakan manusia dari seorang ayah dan ibu, namun yang dimaksud adalah persamaan tentang hakikat kemanusiaan bagi setiap orang, tidak ada hak untuk menghina dan merendahkan satu sama lain.

Kata Kunci

Tafsir al-Qur’anMultikulturalismeM. Quraish ShihabMuhammad Asad

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

MULTIKULTURALISME DALAM AL-QUR’AN (STUDI PENAFSIRAN QURAISH SHIHAB DAN MUHAMMAD ASAD) | Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Publiora