Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

FRAMEWORK PENAFSIRAN AYAT-AYAT ASTRONOMI

Rahman, Ryan AriefAzizi, Imdad Fahmihidayat, muhammad sofianDa'i, Rahmat Ardi Nur Rifa
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin (Sinta 3)Vol. 0 No. 027 Desember 2022
DOI10.15408/ushuluna.v8i1.29181

Abstrak

Kemajuan ilmu pengetahauan turut mempengaruhi perkembangan penafsiran Al-Qur’an. Namun hal ini memunculkan dilematis dimana begitu mudahnya ilmuwan muslim menafsirkan Al-Quran dari sudut pandangnya terkhusus tentang astronomi. Hal ini yang kemudian perlu dijelaskan bahwa penafsiran Al-Quran memiliki syarat dan ketentuan dalam tafsir terutama tentang ayat-ayat astronomi. Artikel ini mencoba menguraikan frame work penafsiran ayat-ayat astronomi dengan menggunakan penelitian kepustakaan atau library research dengan menggunakan pendekatan deskriptif-analisis. Ditemukan bahwa penafsiran ayat astronomi di dalam Al-Quran harus berangkat dari penafsiran ma’thur. Terutama yang berkaitan dengan perkembangan ilmu pengetahuan modern harus memperhatikan bahwa sebuah penafsiran harus berangkat dari penafsiran secara ma’thur (naqly), kemudian penafsiran (penakwilan) secara ijtihadi (‘aqly).

Kata Kunci

TafsirTakwilAyat AstronomiIlmu Pengetahuan

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

FRAMEWORK PENAFSIRAN AYAT-AYAT ASTRONOMI | Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Publiora