INTERPRETASI ETIKA BERBICARA PEREMPUAN DALAM QS.AL-AHZAB [33]:32 (PENDEKATAN TAFSIR MAQASHIDI)
Abstrak
Penelitian ini membahas pada penafsiran QS.Al-Ahzab [33]:32 yang berfokus pada perintah larangan berupa melunakkan suara perempuan kepada laki-laki. hal ini jelas berkaitan dengan etika berbicara dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan berupa jenis kualitatif deskriptif-analisis dengan pendekatan tafsir maqashidi Abdul Mustaqim, metode pengembangan yang dikategorikan masih baru dalam menafsirkan al-Qur’an. Sehingga tujuan penelitian ini adalah menelisik lebih jauh dan memperjelas penafsiran QS.Al-Ahzab [33]:32 yang menghasilkan maqashid dari melunakkan suara berupa : nada suara halus yang dibuat-buat dengan unsur kesengajaan untuk menggoda. Maka solusi atau etika berbicara perempuan kepada laki-laki berupa perkataan yang baik sesuai syari’at, dan kemaslahatan yang terdapat pada QS.Al-Ahzab [33]:32 adalah hifdz al-nasl supaya tidak terjerumus oleh zina. Hal tersebut juga memberikan arti bahwa al-Qur’an turun untuk menjunjung kehormatan perempuan.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Ushuluna: Jurnal Ilmu UshuluddinArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
