Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

INTERPRETASI ETIKA BERBICARA PEREMPUAN DALAM QS.AL-AHZAB [33]:32 (PENDEKATAN TAFSIR MAQASHIDI)

Rohmah, Miftahur
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin (Sinta 3)Vol. 0 No. 015 Desember 2020
DOI10.15408/ushuluna.v6i2.28699

Abstrak

Penelitian ini membahas pada penafsiran QS.Al-Ahzab [33]:32 yang berfokus pada perintah larangan berupa melunakkan suara perempuan kepada laki-laki. hal ini jelas berkaitan dengan etika berbicara dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan berupa jenis kualitatif deskriptif-analisis dengan pendekatan tafsir maqashidi Abdul Mustaqim, metode pengembangan yang dikategorikan masih baru dalam menafsirkan al-Qur’an. Sehingga tujuan penelitian ini adalah menelisik lebih jauh dan memperjelas penafsiran QS.Al-Ahzab [33]:32 yang menghasilkan maqashid dari melunakkan suara berupa : nada suara halus yang dibuat-buat dengan unsur kesengajaan untuk menggoda. Maka solusi atau etika berbicara perempuan kepada laki-laki berupa perkataan yang baik sesuai syari’at, dan kemaslahatan yang terdapat pada QS.Al-Ahzab [33]:32 adalah hifdz al-nasl supaya tidak terjerumus oleh zina. Hal tersebut juga memberikan arti bahwa al-Qur’an turun untuk menjunjung kehormatan perempuan.

Kata Kunci

QS.Al-Ahzab [33]32Etika Berbicara PerempuanTafsir Maqashidi

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

INTERPRETASI ETIKA BERBICARA PEREMPUAN DALAM QS.AL-AHZAB [33]:32 (PENDEKATAN TAFSIR MAQASHIDI) | Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Publiora