Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Unsur Kemuliaan dalam Syariat Pengharaman; Reinterpretasi Kata “Haram” dalam Al-Qur’an Melalui Metode Isytiqaq

Al-Farisi, Salman
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin (Sinta 3)Vol. 0 No. 013 April 2020
DOI10.15408/ushuluna.v3i2.15199

Abstrak

Selama ini kata haram dimaknai sebagai sesuatu yang harus dihindari, dijauhi, dan dilarang yang bisa berdampak pada hukuman dosa. Pemahaman seperti ini melupakan suatu elemen penting dalam makna internal dari kata “haram” dengan memperhatikan asal kata dan derivasinya dalam alQur’an, yakni adanya unsur penghormatan dan kemuliaan. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini ialah pendekatan kebahasaan melalui metode isytiqaq. Hasil yang didapat dalam penelitian ini ialah elemen kemuliaan yang terlupakan tersebut merupakan faktor fundamental dimana aturan itu muncul sebagai bentuk penjagaan atas kemuliaan yang sudah ditetapkan oleh Allah selama ini, bukan hanya sebagai pengekang yang membatasi kebebasan manusia

Kata Kunci

IsytiqaqMakna internal kataKemuliaan

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Unsur Kemuliaan dalam Syariat Pengharaman; Reinterpretasi Kata “Haram” dalam Al-Qur’an Melalui Metode Isytiqaq | Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Publiora