Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Mantik (Logika) : Model Deradikalisasi Ala Pesantren

Firmansyah, Beta
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin (Sinta 3)Vol. 0 No. 013 April 2020
DOI10.15408/ushuluna.v3i2.15196

Abstrak

Artikel ini menjelaskan tentang mantik sebagai model deradikalisasi di Pesantren. Fakta menunjukan Pesantren seolah menjadi sarang dari pelaku-pelaku radikal dan teroris. Upaya banyak dilakukan baik oleh pemerintah maupun oleh pihak pesantren, mulai dari membenahi sistem pembelajaran, membuat standarisasi bahan ajar di pesantren dan lain sebagainya. Akan tetapi menurut penulis, upaya itu hanya di aspek ekternal diri santri, padahal yang sangat berpengaruh adalah aspek inheren dalam diri santri yaitu ideologi yang lahir dari cara berpikir. Tesis peneliti radikalisme lahir dari cara berpikir yang salah. Maka dari itu, peneliti mengajukan mantik/logika sebagai model deradikalisasi di Pesantren. Akan tetapi, mantik tidak diterima oleh semua pihak, dalam artikel ini penulispun menjawab terkait hal tersebut. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah deskriptif-analitik. Hasil yang diperoleh adalah (1) logika diafirmasi oleh Alquran dan (2) dengan cara berpikir logis-kritis santi tidak gampang menyesatkan, mengkafirkan sampai tingkat terorisme, akan tetapi dengan logika akan meluluskan alumni pesantren yang moderat dan toleran.

Kata Kunci

Mantik/LogikaDeradikalisasi Pesantren dan radikalisme

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Mantik (Logika) : Model Deradikalisasi Ala Pesantren | Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Publiora