Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Aplikasi Teori Double Movement Fazlu Rahman terhadap Kasus Poligami

Firmansyah, Beta
Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin (Sinta 3)Vol. 0 No. 012 April 2020
DOI10.15408/ushuluna.v1i2.15157

Abstrak

Permasalahan poligami menjadi perbincangan yang hangat dikalangan para ulama. Para ulama klasik cenderung membolehkan praktik poligami, sedangkan ulama kontemporer melarang praktik perpoligamian. Maka dari itu tulisan ini mencoba meninjau kembali hukum poligami dengan menggunakan teori double movement Fazlu Rahman. Dalam tulisan ini terlihat bahwa kebolehan poligami dikarenakan kondisi sosial ketika islam belum datang, dan penulis mendapatkan nilai moral yang dikandung dalam hukum ini adalah ingin mengangkat harkat martabat kaum perempuan. Maka dari itu, penulis berkesimpulan bahwa pembatasan menjadi empat orang adalah hal yang mengisyaratkan bahwa perpoligamian itu dilarang dalam islam.

Kata Kunci

PoligamiFazlu Rahmandan Double Movement

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Aplikasi Teori Double Movement Fazlu Rahman terhadap Kasus Poligami | Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin | Publiora