Analisis Wilayah Prioritas untuk Pengembangan Infrastruktur Adaptif (Taman Banjir) di Kota Bandar Lampung Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG)
Analisis wilayah prioritas untuk pengembangan infrastruktur adaptif (taman banjir) di Kota Bandar Lampung menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG)
Abstrak
Kota Bandar Lampung menghadapi tantangan banjir kompleks akibat urbanisasi, perubahan lahan, dan perubahan iklim. Pendekatan konvensional dinilai kurang efektif, sehingga diperlukan solusi berbasis alam seperti taman banjir. Penelitian ini bertujuan menganalisis wilayah prioritas pengembangan infrastruktur adaptif berdasarkan kerawanan banjir menggunakan analisis spasial SIG. Metode weighted overlay diterapkan dengan lima parameter fisik: bentuk lahan, kelerengan, jenis tanah, ketinggian, dan curah hujan menggunakan ArcGIS. Hasilnya mengidentifikasi Kecamatan Teluk Betung Selatan (19,65%), Tanjung Senang (16,70%), Teluk Betung Barat (12,03%), dan Panjang (9,75%) sebagai prioritas pengembangan infrastruktur adaptif yang memerlukan intervensi segera. Peta zonasi yang dihasilkan memberikan dasar ilmiah untuk perencanaan tata ruang dan menawarkan solusi berkelanjutan berbasis alam yang sejalan dengan agenda adaptasi perubahan iklim dan ketahanan bencana.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Teknosains: Media Informasi Sains dan TeknologiArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
