Efektivitas Ekstrak Daun Matoa (Pometia pinnata) sebagai Antibakteri Staphylococcus epidermidis
Effectiveness of Matoa Leaf (Pometia pinnata) Extract as an Antibacterial Staphylococcus epidermidis
Abstrak
Alternatif alami yang dapat digunakan untuk menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis adalah daun matoa (Pometia pinnata). Daun matoa mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin dan saponin yang diketahui dapat digunakan sebagai antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun matoa sebagai antibakteri Staphylococcus epidermidis. Penelitian ini menggunakan metode difusi cakram dengan kontrol positif deodoran, kontrol negatif akuades dan variasi konsentrasi 15%, 20%, 25% dan 30%. Daun matoa diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan etanol 96%. Pengujian antibakteri pada penelitian ini ditandai dengan adanya zona bening atau zona hambat disekitar kertas cakram. Hasil uji antibakteri pada penelitian ini memiliki zona hambat yang berbeda-beda, yaitu pada konsentrasi sampel 15% nilai zona hambat sebesar 0,125 mm. Konsentrasi 20% nilai zona hambat sebesar 3 mm. Konsentrasi sampel 25% nilai zona hambat sebesar 2,312 mm dan konsentrasi 30% nilai zona hambat sebesar 0,875 mm. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak daun matoa dapat digunakan sebagai antibakteri, karena menurut Pan Chen Wu Tang dan Zao (2009) pada konsentrasi sampel 20% masuk dalam kategori lemah hingga sedang. Sehingga mampu menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Stannum : Jurnal Sains dan Terapan KimiaArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
