Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

PERUBAHAN PENGELOLAAN HUTAN OLEH MASYARAKAT DAYAK AKIBAT KEGIATAN HPH/HPHH DI KUTAI BARAT KALIMANTAN TIMUR

Iskandar, JohanGinanjar, Azhar
Sosiohumaniora (Sinta 2)Vol. 0 No. 02 November 2002
DOI10.24198/sosiohumaniora.v4i3.5268

Abstrak

Secara tradisional, masyarakat Dayak yang bermukim di tiga desa: Desa Dempar, Jontai, dan Sembuan, Kutai Barat, Kalimantan Timur telah berhasil mengelola hutan secara berkelanjutan, terutama untuk berladang, bertanam rotan, bertanam buah-buahan, dan mengumpulkan berbagai hasil ikutan hutan. Namun, dewasa ini pengelolaan hutan secara tradisional oleh masyarakat Dayak tersebut telah menglami perubahan secara drastis. Hal ini disebabkan karena daerahdaerah hutan mereka telah dimanfaatkan untuk kepentingan HPH/HPHH. Pada tulisan ini penulis membahas tentang berbagai isu mendasar tentang berbagai perubahan lokal pengelolaan hutan oleh masyarakat Dayak yang tinggal di tiga desa yang diakibatkan oleh adanya aktivitas HPH(Hak Pengusahaan Hutan)/ HPHH (Hak Pengusahaan Hasil Hutan atau HPH skala kecil). Penulis berpendapat bahwa keberhasilan pengelolaan hutan oleh masyarakat lokal di 3 desa itu telah terganggu dengan berat oleh HPH/HPHH. Konsekuensinya, keterlanjutan ekosistem hutan untuk masa mendatang cenderung sulit dipertahankan oleh masyarakat Dayak tersebut. Kata Kunci: pengelolaan hutan, aktivitas HPH/HPHH, perubahan, sistem keterlanjutan

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Sosiohumaniora

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

PERUBAHAN PENGELOLAAN HUTAN OLEH MASYARAKAT DAYAK AKIBAT KEGIATAN HPH/HPHH DI KUTAI BARAT KALIMANTAN TIMUR | Sosiohumaniora | Publiora