KONVERGENSI DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DISPARITAS WILAYAH KABUPATEN/KOTA DI INDONESIA
Abstrak
Pembangunan wilayah merupakan sub sistem dari pembangunan koridor ekonomi danprovinsi, juga merupakan bagian yang tak dapat dipisahkan dari pembangunan nasional. Implikasidari pembangunan ekonomi pada setiap tingkat kabupaten telah memberikan prestasi yang berbeda.Implikasi dari kebijakan desentralisasi fiskal sejak tahun 2001, memberikan peran penting kepadapemerintah daerah dalam pertumbuhan wilayah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisisdinamika disparitas wilayah dan pembangunan infrastruktur, untuk menguji konvergensi wilayah danmembandingkan fenomena tingkat konvergensi antar wilayah koridor eonomi di Indonesia dikaji daripendekatan pendapatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan pendekatan pengeluaran rumahtangga, dan untuk menganalisis faktor-faktor yang memperngaruhi disparitas wilayah antar koridorekonomi di Indonesia untuk periode lima tahun yaitu 2006-2010. Hasil analisis daripenelitian inimenunjukkan bahwa dengan pendekatan PDRB, tidak terjadi konvergensi pendapatan tingkat kabupaten/kota di Indonesia, sedangkan jika menggunakan pendekatan pengeluaran rumah tangga dengan tehnikestimasi FD-GMM, terjadi proses konvergensi. Selanjutnya, terjadi konvergensi di setiap koridorekonomi, baik dengan pendekatan PDRB maupun pengeluaran rumah tangga. Konvergensi tercepatterjadi di koridor ekonomi Jawa dengan pendekatan pengeluaran rumah tangga.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka SosiohumanioraArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
