PERBANDINGAN FUNGSI KEUNTUNGAN ANTARA USAHA TERNAK ITIK PETELUR BERBASIS KAWASAN DAN NON KAWASAN : KASUS DI KABUPATEN CIREBON
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan fungsi keuntungan usaha ternak itik petelur berbasis kawasan dan non kawasan di Kabupaten Cirebon. Untuk mencapai penilaian tingkat keuntungan, efisiensi ekonomi dan ekonomi skala usaha ternak, diperlukan suatu alat analisis berupa sebuah fungsi keuntungan. Pengamatan dilakukan terhadap peternak yang memiliki: usaha ternak itik petelur dan yang menjadi anggota kelompok tani ternak itik (KTTI) di Kabupaten Cirebon, dengan jumlah keseluruhan 95 peternak. Pengambilan sampel dilakukan berdasarkan daerah dengan teknik cluster random sampling, yang terdiri dari KTTI kawasan usaha petelur serta KTTI non kawasan. Hasil penelitian untuk usaha petelur yang ada di kawasan menunjukkan tingkat keuntungan yang lebih tinggi dari non kawasan. R-Square usaha itik petelur: 0,808. Menggunakan pendekatan Seemingly Unrelated Regression (SUR) terestriksi semua input tidak tetap pada itik petelur menghasilkan tanda negatif berarti semua input tidak tetap itu berpengaruh terhadap keuntungan yang diperoleh peternak. Koefisien ekonomi skala usaha (return to scale) dari model SUR terestriksi berada pada kondisi increasing return to scale. Koefisien dummy kawasan (D1) pada model SUR Unrestricted pada usaha itik petelur menghasilkan nilai positif sebesar 4,31967. Demikian pula koefisien dummy kawasan (D1) dari model SUR restricted menghasilkan nilai positif sebesar 10,15217 untuk usaha petelur. Hal ini menunjukkan bahwa usaha di daerah kawasan lebih efisien dibandingkan dengan di daerah non kawasan.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka SosiohumanioraArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
