PENGEMBANGAN PETERNAKAN SAPI PERAH DAN DINAMIKA MODA PRODUKSI USAHA PETERNAKAN SAPI PERAH DI PANGALENGAN JAWA BARAT
Abstrak
Pangalengan telah menjadi salah satu sentra peternakan sapi perah terkemuka di Jawa Barat selain Lembang Kabupaten Bandung Barat. Hingga saat ini, hal tersebut masih terus berlangsung bahkan Pangalengan ditetapkan sebaga ikon peternakan sapi perah Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan peternakan sapi perah dan dinamika moda produksi usaha peternakan sapi perah di Pangalengan dari masa ke masa mulai dari awal keberadaannya hingga saat ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembangan peternakan sapi perah di Pangalengan terklasifikasi menjadi tiga periode yaitu periode penjajahan (sebelum 1945), periode Perintis (tahun 1945 sampai 1975), dan periode Kontemporer (1975 s/d sekarang) sedangkan dinamika moda produksi usaha peternakan sapi perah terbentuk pada periodisasi tersebut antara lain capitalist, semi-petty commodity, petty commodity. Kekuatan produksi di tiap periode adalah ternak sapi perah, lahan dan keterampilan peternak. Sedangkan yang membedakan dari keseluruhan periode tersebut adalah jumlah penguasaan ternak, ketersediaan lahan yang berkurang serta meningkatnya keterampilan peternak yang didukung oleh kemajuan teknologi dan pengetahuan. Dalam hubungan produksi, terjadi transformasi hubungan kerja dan munculnya jenis pekerjaan baru.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka SosiohumanioraArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
