Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Semiotika Toleransi: Analisis Budaya dalam Dimensi Visual Film Pendek “Wei”

Sukmono, IlhamAmalia, WindaAnanda, Asri DwiHendrayani, Yani
Scriptura (Sinta 3)Vol. 0 No. 013 Januari 2025
DOI10.9744/scriptura.14.2.151-162

Abstrak

Film adalah tayangan gambar dan suara yang dapat menyampaikan makna pentingnya menghormati dan memahami perbedaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis simbolisme visual dalam film WEI yang digunakan sutradara untuk menyampaikan pesan tentang perbedaan agama dan konflik keluarga dalam bingkai budaya Tionghoa di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis konten serta teori semiotika Charles Sanders Peirce yang mencakup tanda, objek, dan interpretan. Penelitian menemukan bahwa simbol budaya, seperti rumah makan Bak Kut Teh yang berarti sup iga babi, kalender sobek, dan tempat ibadah Kelenteng, mencerminkan budaya etnis Tionghoa. Adegan pemeran utama sedang bersembahyang menunjukkan konflik agama dalam keluarga. Simbol opor ayam menjadi lambang makanan pemersatu yang menggambarkan pentingnya toleransi antar umat beragama di Indonesia. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa simbol-simbol tersebut menyampaikan pesan untuk menghormati dan menciptakan harmoni dalam perbedaan agama di Indonesia.

Kata Kunci

Budaya dan tradisifilmsemiotikatoleransiWEI

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Scriptura

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Semiotika Toleransi: Analisis Budaya dalam Dimensi Visual Film Pendek “Wei” | Scriptura | Publiora