Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

ANALISIS VIDEO YOUTUBE PARTIKEL PENYUSUN MATERI DITINJAU DARI PRINSIP MULTIMEDIA MAYER

Simanjuntak, Sherli FaulinaAini, Faizah Qurrata
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA (Sinta 4)Vol. 0 No. 09 Agustus 2026
DOI10.51878/science.v6i3.14567

Abstrak

ABSTRACT YouTube has become an increasingly popular resource for chemistry learning because it enables the visualization of abstract concepts. However, the multimedia design quality of educational videos varies considerably and is not always aligned with instructional principles that effectively support students’ cognitive processes. Furthermore, studies examining the implementation of Mayer’s Multimedia Principles in Indonesian-language chemistry learning videos, particularly on the topic of Particles of Matter, remain limited. This study aimed to analyze the application of six Mayer’s Multimedia Principles, namely Coherence, Temporal Contiguity, Spatial Contiguity, Segmenting, Cueing, and Organization, in 12 Indonesian-language YouTube videos. A qualitative content analysis approach was employed. Data were collected through a coding process using an instrument adapted from the codebook developed by Magnone et al. (2023) and analyzed following the interactive model of Miles and Huberman, including data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The findings revealed that the Coherence, Segmenting, and Organization principles were consistently implemented, whereas Temporal Contiguity and Spatial Contiguity were applied at a moderate level. In contrast, Cueing was the least frequently implemented principle. These findings suggest that both content characteristics and creators’ presentation styles contribute to variations in the implementation of multimedia principles. Therefore, selecting educational videos should consider not only content relevance but also multimedia design quality to better support effective chemistry learning. ABSTRAK Video YouTube semakin banyak dimanfaatkan sebagai sumber belajar kimia karena mampu menyajikan konsep abstrak secara visual, namun kualitas desain multimedia setiap video belum tentu sesuai dengan prinsip pembelajaran yang mendukung proses kognitif peserta didik. Selain itu, kajian mengenai penerapan Prinsip Multimedia Mayer pada video pembelajaran kimia berbahasa Indonesia, khususnya materi Partikel Penyusun Materi, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan enam Prinsip Multimedia Mayer, yaitu Coherence, Temporal Contiguity, Spatial Contiguity, Segmenting, Cueing, dan Organization, pada 12 video YouTube berbahasa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode content analysis. Data dikumpulkan melalui pengkodean menggunakan instrumen yang diadaptasi dari kodebuku Magnone dkk. (2023), kemudian dianalisis mengikuti model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip Coherence, Segmenting, dan Organization diterapkan secara optimal, sedangkan Temporal Contiguity dan Spatial Contiguity tergolong cukup baik. Sebaliknya, prinsip Cueing merupakan aspek yang paling jarang diterapkan. Temuan ini menunjukkan bahwa karakteristik materi dan gaya penyajian kreator berkontribusi terhadap variasi penerapan prinsip multimedia. Oleh karena itu, pemilihan video pembelajaran tidak hanya perlu mempertimbangkan kesesuaian materi, tetapi juga kualitas desain multimedia agar mampu mendukung pembelajaran kimia secara lebih efektif.

Kata Kunci

YouTubePrinsip Multimedia MayerPartikel Penyusun Materi

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

ANALISIS VIDEO YOUTUBE PARTIKEL PENYUSUN MATERI DITINJAU DARI PRINSIP MULTIMEDIA MAYER | SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA | Publiora