Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

Trauma Masa Anak-Anak Dan Perilaku Agresi

Nurhayati, NurhayatiBudi Setyani, I Gusti Ayu Wulan
Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi (Sinta 3)Vol. 0 No. 030 September 2021

Abstrak

Trauma masa anak-anak adalah peristiwa menakutkan, berbahaya, kejam, atau mengancam jiwa yang terjadi pada anak (usia 0-18 tahun). Trauma masa anak-anak memberikan dampak yang luas bagi kehidupan seorang.  Salah satu dampak dari trauma masa anak-anak adalah perilaku agresi. Perilaku agresi adalah segala tindakan yang dimaksudkan untuk menyakiti. Makalah ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana trauma masa anak-anak berdampak pada perilaku agresi.  Beberapa penelitian telah menguji hubungan antara trauma masa anak-anak dan perilaku agresi. Trauma masa anak-anak jika terjadi terus menerus dapat mempengaruhi struktur otak. Dalam sebuah penelitian struktur otak tikus yang terpapar sebuah situasi yang menekan diyakini sama dengan struktur otak seseorang dengan perilaku agresi. Sebuah penelitian mengidentifikasi hubungan lima jenis trauma masa anak-anak dengan perilaku agresi Lima jenis trauma masa anak-anak tersebut adalah menyaksikan kekerasan, pengabaian fisik, penganiayaan emosional, penganiayaan fisik, dan penganiayaan seksual.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

Trauma Masa Anak-Anak Dan Perilaku Agresi | Psikobuletin:Buletin Ilmiah Psikologi | Publiora