Pemaafan Dan Psychological Well-Being Pada Remaja Korban Bullying
Abstrak
Bullying adalah bentuk perilaku agresif yang dilakukan oleh individu atau kelompok yang lebih kuat terhadap individu atau kelompok yang lebih lemah, bertujuan untuk menyakiti dan dilakukan secara berulang-ulang. Bullying di sekolah semakin meningkat dari tahun ke tahun. Salah satu dampak negatif dari bullying yaitu korban mengalami kondisi psychological well-being yang rendah. Salah satu yang menjadi intervensi awal untuk psychological well-being yakni pemaafan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan antara pemaafan dengan psychological well-being pada korban bullying. Penelitian dilakukan di SMAN “X” Bangkinang, provinsi Riau. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Subjek penelitian berjumlah 66 siswa. Alat ukur menggunakan skala psychological well-being (α = 0,949) dan skala pemaafan (α = 0,891). Teknik analisis data menggunakan analisis product moment pearson. Hasil analisis statistika menunjukkan nilai rxy = 0,796; ρ < 0,001 (ρ < 0,01). Hasil analisis data menjelaskan bahwa ada hubungan positif antara pemaafan dengan psychological well-being pada korban bullying. Semakin tinggi pemaafan maka semakin tinggi psychological well-being. Sebaliknya, semakin rendah pemaafan maka semakin rendah psychological well-being
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka Psikobuletin:Buletin Ilmiah PsikologiArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
