Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

SUBJECTIVE WELL BEING, PERILAKU AGRESIF DAN ATTRIBUTIONAL STYLE PADA REMAJA YANG BERASAL DARI KELUARGA BROKEN HOME

Hanania, Vivianti; Universitas Bunda MuliaGarvin, Garvin; Universitas Bunda Mulia
Psibernetika (Sinta 4)Vol. 0 No. 028 Juli 2022
DOI10.30813/psibernetika.v1i15.3236

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara subjective well-being, perilaku agresif dan attributional style. Partisipan dalam penelitian ini adalah 402 orang remaja (72,6% perempuan) berusia 13-19 tahun yang berasal dari keluarga broken home. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah PANAS, Aggression Quesstionnaire, dan The Attributional Style Questionnaire; ketiganya diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia dan diujicobakan terlebih dahulu. Hasil uji korelasi Spearman menemukan bahwa adanya hubungan negatif yang signifikan antara subjective well being dengan perilaku agresif (rs = 0,430), dan antara attributional style dengan perilaku agresif (rs = -0,111). Temuan ini selaras dengan temuan-temuan sebelumnya yang menyatakan bahwa attributional style jenis optimism dan subjective well-being berhubungan negatif dengan perilaku agresif. Adapun penelitian ini mengonfirmasi bahwa keterkaitan tersebut tidak hanya muncul pada sampel remaja secara umum, tetapi secara spesifik juga muncul remaja yang mengalami broken home.

Kata Kunci

attributional style, broken home, perilaku agresif, subjective well-being

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka Psibernetika

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

SUBJECTIVE WELL BEING, PERILAKU AGRESIF DAN ATTRIBUTIONAL STYLE PADA REMAJA YANG BERASAL DARI KELUARGA BROKEN HOME | Psibernetika | Publiora