PERILAKU SEHAT DAN DUKUNGAN SOSIAL SEBAGAI PREDIKTOR SUBJECTIVE WELL BEING PADA PURNA TUGAS DI PT PERUSAHAN LISTRIK NEGARA (PERSERO) WILAYAH KOTA AMBON
Abstrak
Menikmati masa purna tugas dengan bahagia merupakan harapan semua orang, namun tidak semua orang mampu mencapai kepuasan hidup dan kebahagiaan sebagai bagian dari kesejahteraan psikologis subjektif (subjective well-being) di hari tua. Salah satu penyebab sulitnya seseorang menjalani purna tugas adalah kekhawatiran berlebihan akan hidup dan kesehatan fisiknya. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh perilaku sehat dan dukungan sosial secara simultan terhadap subjective well-being purna tugas PT PLN Persero di kota Ambon berdasarkan status kerja. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan 168 responden yang terdiri dari 90 purna tugas dan 78 karyawan jelang purna tugas menggunakan purposif sampling. Skala Health Behavior Checklist (HBC), Skala Multidimensional Scale of Perceived Social Support, dan skala Satisfaction With Life (SWLS) dan Positive Affect And Negative Affect Scale (PANAS) digunakan dalam pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa hanya perilaku sehat yang berpengaruh terhadap subjective well-being pada purna tugas maupun juga jelang purna tugas. Pada purna tugas hasil (R=0,632) dengan nilai F=114,020 dan nilai signifikansi= 0,000(p<0,05) dan R2=40,4%, sedangkan jelang purna tugas (R=0,775) dengan nilai F= 205,453 dengan nilai signifikasi 0,000(p<0,05) dan R2=60,44%. Uji Beta t-test subjective well-being antara purna tugas dan jelang purna tugas menunjukan nilai t=1,037 dengan signifikasi sebesar 0,301>0,05 sehingga dapat disimpulkan tidak ada perbedaan subjective well-being pada purna tugas maupun jelang purna tugas.Kata Kunci: perilaku sehat; dukungan sosial; subjective well-being
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PsibernetikaArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
