LITTERATURE REVIEW PERBANDINGAN KADAR NEUTROFIL, LIMFOSIT DAN NLR PADA PASIEN DBD ANAK DAN DEWASA DI INDONESIA
Abstrak
Perbandingan kadar neutrofil, limfosit dan rasio neutrofil-limfosit (NLR) merupakan parameter hematologi penting dalam menilai keparahan Demam Berdarah Dengue (DBD) pada pasien anak dan dewasa. Penelitian ini menggunakan metode literature review terhadap artikel-artikel yang membahas profil kadar neutrofil, limfosit dan NLR pada pasien DBD anak dan dewasa yang dipublikasikan antara tahun 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa pada pasien anak, kadar neutrofil cenderung lebih rendah (rata-rata 1530 sel/μL) dan kadar limfosit lebih tinggi (rata-rata 3251 sel/μL) dibandingkan pasien dewasa (neutrofil 2384 sel/μL; limfosit 1659 sel/μL). NLR pada anak umumnya lebih rendah, namun meningkat pada kasus Dengue Shock Syndrome (DSS) yang menunjukkan korelasi positif dengan tingkat keparahan penyakit. Pada pasien dewasa, meskipun limfosit meningkat sebagai bagian dari respons imun, NLR yang rendah tetap menjadi indikator keparahan. Perbedaan ini mencerminkan variasi respons imun antara anak dan dewasa terhadap infeksi virus dengue. Kesimpulannya, pemeriksaan neutrofil, limfosit dan NLR memberikan informasi penting untuk stratifikasi risiko, prediksi keparahan, dan pengambilan keputusan klinis pada pasien DBD sesuai kelompok usia
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
