IMPLEMENTASI STANDAR PENCAHAYAAN KELAS RAWAT INAP STANDAR (KRIS) TERHADAP KENYAMANAN VISUAL PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP
Abstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan tingkat kenyamanan visual perawat sebelum dan sesudah implementasi pencahayaan berbasis standar Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) dengan intensitas minimal ≥250 lux. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan komparatif pre–post (before–after study). Sampel berjumlah 40 perawat rawat inap yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kenyamanan visual yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Marginal Homogeneity dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil menunjukkan bahwa sebelum intervensi, mayoritas responden berada pada kategori kenyamanan visual sedang (72%) dan tinggi (23%), yang mengindikasikan kondisi pencahayaan belum optimal dan berpotensi menimbulkan kelelahan mata dalam jangka panjang. Setelah implementasi standar KRIS, terjadi pergeseran distribusi yang signifikan secara statistik (p=0,034), ditandai dengan meningkatnya proporsi responden pada kategori kenyamanan tinggi serta menurunnya keluhan visual pada kategori rendah secara bermakna. Disimpulkan bahwa implementasi standar pencahayaan KRIS terbukti efektif meningkatkan kenyamanan visual perawat, mengurangi risiko kelelahan mata, serta berpotensi meningkatkan keselamatan dan produktivitas kerja secara keseluruhan.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
