RELATIONSHIP BETWEEN EXPOSURE TO THE WORK ENVIRONMENT IN OIL REFINERIES AND THE INCIDENCE OF ANOSMIA IN WORKERS : SYSTEMATIC REVIEW
Abstrak
Anosmia atau hilangnya fungsi penciuman merupakan salah satu masalah kesehatan kerja yang mulai banyak diperhatikan pada pekerja yang terpapar lingkungan industri berisiko tinggi. Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara paparan lingkungan kerja di industri minyak dan gas dengan potensi kejadian anosmia pada pekerja, serta membandingkan antara pekerja kilang minyak dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Pencarian literatur menghasilkan enam studi yang relevan dengan desain penelitian observasional, cross-sectional, dan tinjauan pustaka. Hasil analisis menunjukkan bahwa pekerja kilang minyak terpapar berbagai zat berbahaya kompleks, seperti hidrogen sulfida (H₂S), amonia (NH₃), senyawa organik volatil, serta gas toksik lainnya. Selain itu, terdapat faktor stresor fisik seperti suhu tinggi, kebisingan, dan sistem kerja shift yang turut meningkatkan beban paparan kerja. Kombinasi faktor tersebut dikaitkan dengan gangguan sistem pernapasan, efek neurotoksik, serta disfungsi sistem penciuman yang dapat berkontribusi terhadap terjadinya anosmia. Sebaliknya, pekerja SPBU memiliki tingkat paparan yang relatif lebih rendah karena bekerja di lingkungan terbuka dengan sumber polutan yang lebih terbatas, meskipun tetap terdapat paparan uap bahan bakar dalam intensitas yang lebih kecil dibandingkan kilang minyak. Secara keseluruhan, kilang minyak diidentifikasi sebagai lingkungan kerja dengan risiko lebih tinggi terhadap gangguan fungsi penciuman dibandingkan SPBU. Temuan ini menekankan pentingnya pengendalian paparan kerja, penerapan keselamatan kerja, serta pemantauan kesehatan rutin untuk mencegah gangguan sensorik jangka panjang pada pekerja industri.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
