LITERATUR REVIEW : PERAN ANTIOKSIDAN (VITAMIN C, E, KAROTENOID) DALAM PENCEGAHAN PROGRESI KATARAK
Abstrak
Katarak merupakan penyebab utama kebutaan di dunia dengan stres oksidatif sebagai mekanisme sentral dalam kataraktogenesis akibat ketidakseimbangan antara reactive oxygen species (ROS) dan sistem antioksidan lensa. Asupan antioksidan yang tidak adekuat diduga meningkatkan risiko progresi opasitas lensa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran antioksidan, khususnya vitamin C, vitamin E, serta karotenoid (lutein dan zeaxanthin), dalam pencegahan progresi katarak. Penelitian ini merupakan literature review naratif dengan pendekatan pencarian sistematis. Populasi penelitian adalah seluruh artikel ilmiah yang membahas hubungan antioksidan dan katarak, dengan sampel berupa 15 literatur terpilih tahun 2015–2025. Metode sampling menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel yang dikaji meliputi jenis antioksidan, mekanisme proteksi terhadap stres oksidatif, serta luaran risiko dan progresi katarak. Pengumpulan data dilakukan melalui pencarian pada database PubMed, ScienceDirect, Elsevier, dan Google Scholar menggunakan kata kunci terstruktur. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan sintesis naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa vitamin C, vitamin E, dan karotenoid berperan menurunkan risiko katarak melalui netralisasi ROS, penghambatan peroksidasi lipid, serta pencegahan agregasi protein kristalin. Peningkatan asupan vitamin C 500 mg/hari menurunkan risiko hingga 18%, dan kombinasi multi-antioksidan menurunkan risiko hingga sekitar 40%. Antioksidan memiliki potensi signifikan sebagai strategi preventif non-invasif dalam memperlambat progresi katarak melalui mekanisme penghambatan stres oksidatif.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
