HUBUNGAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI KARTASURA
Abstrak
Penelitian Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menemukan bahwa anemia mempengaruhi 32% remaja perempuan di Indonesia. Menurut studi pendahuluan yang dilakukan di SMAN 1 Kartasura, 28,03% orang mengalami anemia. Target nasional 80% untuk konsumsi tablet zat besi belum tercapai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kejadian anemia pada remaja perempuan di SMAN 1 Kartasura dan kepatuhan penggunaan tablet zat besi . Sampel sebanyak 83 remaja perempuan yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan dipilih secara acak untuk penelitian cross-sectional ini. Informasi tentang kepatuhan dan penyebab tidak mengonsumsi tablet zat besi dikumpulkan menggunakan kuesioner standar. Sementara itu, teknik cyanmethemoglobin digunakan di Laboratorium Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta untuk menilai kadar hemoglobin. Menurut temuan, lebih dari 50% remaja perempuan tidak mengonsumsi suplemen zat besi sesuai anjuran, dan 60,86% di antaranya mengalami anemia. Hasil uji Fisher's exact test menunjukkan korelasi yang kuat antara kejadian anemia dan kepatuhan terhadap penggunaan suplemen zat besi, dengan nilai p sebesar 0,000. Temuan ini menyiratkan bahwa dengan melibatkan teman dan keluarga dalam pencegahan anemia pada remaja perempuan, sekolah dapat meningkatkan pendidikan kesehatan tentang anemia.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
