PENGARUH KURANG TIDUR TERHADAP AKTIVITAS INFLAMASI DERAJAT RENDAH : SYSTEMIC REVIEW
Abstrak
Kurang tidur merupakan masalah kesehatan global yang semakin meningkat dan terbukti berkontribusi terhadap berbagai penyakit kronis. Salah satu mekanisme utama yang mendasari hubungan tersebut adalah inflamasi derajat rendah (low-grade inflammation), yang ditandai dengan peningkatan biomarker seperti C-reactive protein (CRP), interleukin-6 (IL-6), tumor necrosis factor-alpha (TNF-α), dan interleukin-1 beta (IL-1β). Tinjauan sistematis ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan antara kurang tidur dengan inflamasi derajat rendah berdasarkan biomarker inflamasi. Studi ini disusun mengikuti pedoman PRISMA 2020 untuk memastikan transparansi dan kualitas metodologi. Pencarian literatur dilakukan melalui database PubMed dan ScienceDirect menggunakan kata kunci yang relevan terkait tidur dan inflamasi. Studi yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara kualitatif. Sebanyak 14 studi terpilih, yang terdiri dari meta-analisis, randomized controlled trial, studi eksperimental, serta observasional. Mayoritas hasil menunjukkan bahwa kurang tidur berhubungan signifikan dengan peningkatan IL-6 dan CRP, sementara TNF-α dan IL-1β cenderung meningkat pada kondisi kurang tidur kronis. Beberapa studi juga mengindikasikan adanya hubungan kausal serta sifat dua arah antara gangguan tidur dan inflamasi. Secara keseluruhan, kurang tidur terbukti konsisten berkaitan dengan peningkatan inflamasi derajat rendah, yang berimplikasi penting terhadap homeostasis sistem imun dan pencegahan penyakit kronis. Temuan ini juga menyoroti pentingnya intervensi gaya hidup seperti manajemen stres, pola tidur teratur, dan aktivitas fisik dalam menekan respons inflamasi kronis serta meningkatkan kualitas kesehatan secara keseluruhan pada populasi dewasa maupun usia lanjut secara berkelanjutan dan optimal.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
