INTERVENSI KOMBINASI PIJAT TUINA DAN PEMBERIAN TEMULAWAK (CURCUMA XANTHORRHIZA) SEBAGAI
Abstrak
Masalah kesehatan masyarakat yang perlu mendapat perhatian adalah rendahnya berat badan pada anak usia 1–3 tahun karena dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh, perkembangan kognitif, serta pertumbuhan fisik anak. Salah satu upaya non farmakologis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan berat badan anak adalah melalui kombinasi pijat Tuina dan pemberian temulawak (Curcuma xanthorrhiza). Pijat Tuina berperan dalam menstimulasi sistem pencernaan dan meningkatkan penyerapan nutrisi, sedangkan temulawak mengandung kurkuminoid yang dapat merangsang nafsu makan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intervensi kombinasi pijat Tuina dan pemberian temulawak terhadap peningkatan berat badan anak usia 1–3 tahun di Posyandu Dahlia 5 Dusun Kreweh, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan non-equivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 32 responden yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Pengukuran berat badan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Mann Whitney dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada peningkatan berat badan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol (p < 0,05). Kombinasi pijat Tuina dan pemberian temulawak efektif dalam meningkatkan berat badan anak usia 1–3 tahun. Oleh karena itu, tenaga kesehatan dan kader posyandu disarankan untuk menerapkan kombinasi pijat Tuina dan temulawak sebagai salah satu alternatif intervensi non-farmakologis dalam meningkatkan status gizi anak.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
