HUBUNGAN KONSUMSI SUGAR-SWEETENED BEVERAGES DENGAN DURASI MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI
Abstrak
Konsumsi minuman manis yang tinggi merupakan kebiasaan yang umum pada remaja dan berpotensi memengaruhi berbagai aspek kesehatan, termasuk fungsi reproduksi. Menstruasi merupakan salah satu indikator penting kesehatan endokrin pada remaja putri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat konsumsi minuman manis dan durasi menstruasi pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 76 responden remaja putri yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Konsumsi minuman manis diukur menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ) dan dikategorikan menjadi rendah (≤2 kali/minggu), sedang (3–5 kali/minggu), dan tinggi (>5 kali/minggu). Durasi menstruasi dikategorikan menjadi singkat (<3 hari), normal (3–7 hari), dan panjang (>7 hari). Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Chi-square, dengan koreksi Fisher’s exact test pada sel dengan expected count kecil. Kekuatan hubungan dianalisis menggunakan koefisien Cramer’s V. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat konsumsi minuman manis dan durasi menstruasi pada remaja putri (χ² = 11.82; p = 0.019). Namun kekuatan hubungan tergolong lemah (Cramer’s V = 0.28). Temuan ini menunjukkan bahwa konsumsi minuman manis berpotensi berkontribusi terhadap variasi durasi menstruasi pada remaja putri, meskipun faktor lain kemungkinan memiliki pengaruh yang lebih besar.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
