ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENCEGAHAN MALARIA DI PUSKESMAS BAING KABUPATEN SUMBA TIMUR
Abstrak
Malaria merupakan salah satu penyakit yang sampai saat ini masih menjadi ancaman kesehatan masyarakat Indonesia. Malaria dapat menyebabkan kematian terutama pada kelompok risiko tinggi yaitu bayi, balita, ibu hamil, yang secara langsung dapat menyebabkan anemia dan menurunkan produktivitas kerja. Pada tahun 2021 di Puskesmas Baing telah dilaporkan sebanyak 41 kasus malaria, meningkat pada tahun 2022 sebanyak 286 kasus dan terjadi peningkatan secara signifikan pada tahun 2023 sebanyak 662 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan pencegahan malaria di wilayah kerja Puskesmas Baing. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan pendekatan wawancara mendalam (in-depth interview). Informan pada penelitian ini meliputi tiga informan yaitu informan kunci, informan utama dan informan pendukung. Keberhasilan implementasi kebijakan pemcegahan malaria di Puskesmas Baing dipengaruhi oleh komunikasi yang relatif efektif, dukungan sumber daya lintas profesi, disposisi pelaksana yang berkomitmen tinggi, struktur birokrasi yang didukung SOP dan pembagian tugas yang jelas, serta partisipasi masyarakat. Koordinasi internal dan kepemimpinan yang kuat memperkuat pelaksanaan program meskipun terdapat keterbatasan fasilitas dan logistik. Namun, rendahnya persepsi risiko dan partisipasi preventif masyarakat serta keterbatasan sarana laboratorium masih menjadi tantangan dalam mengoptimalkan efektivitas pelaksanaan program malaria.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
