PROFIL KOGNITIF PASIEN PASCA STROKE ISKEMIK VS HEMORAGIK : SEBUAH TINJAUAN LITERATUR
Abstrak
World Health Organization menyebutkan 14,83% penduduk di dunia mengalami stroke pada tahun 2018. Sedangkan di Indonesia, Kemenkes melaporkan dari 10,9 per 1000 penduduk menderita stroke pada tahun 2018. Selain prevalensi global dan angka kematian yang tinggi, stroke juga menjadi penyakit dengan beban ekonomi yang besar. Manifestasi klinis yang umum dirasakan penderita stroke adalah hemiparesis. Namun, setelah sembuh dari stroke seringkali muncul gangguan kognitif. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mensintesis hasil temuan terbaru dan menganalisis perbedaan antara gangguan kognitif pasien pasca stroke hemoragik dengan gangguan kognitif pasien pasca stroke iskemik. Tinjauan literatur dilakukan pada Januari 2026 melalui pencarian di PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar untuk studi tahun 2016–2025. Seleksi dilakukan mengikuti PRISMA. Sebanyak empat studi cross-sectional memenuhi kriteria tinjauan literatur. Stroke iskemik mendominasi kasus di seluruh lokasi studi (57,1%–81%), namun derajat gangguan kognitif berat ditemukan lebih tinggi pada pasien stroke hemoragik. Analisis statistik menunjukkan hubungan signifikan antara klasifikasi stroke dengan penurunan fungsi kognitif (p=0,000). Selain jenis stroke, faktor usia lanjut dan tingkat pendidikan yang rendah menjadi prediktor utama yang memperburuk kondisi kognitif pasien. Stroke iskemik merupakan tipe yang paling umum ditemukan, namun stroke hemoragik memberikan dampak penurunan fungsi kognitif yang lebih fatal. Faktor sosiodemografi, terutama rendahnya tingkat pendidikan yang mempengaruhi cognitive reserve, terbukti signifikan memperburuk prognosis kognitif pasca stroke.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
