IMPLEMENTASI SISTEM TATA LAKSANA PELAYANAN PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) DI PUSKESMAS KALUMATA
Abstrak
Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyebab utama meningkatnya angka kesakitan dan kematian, sehingga memerlukan upaya pengendalian yang terintegrasi melalui pelayanan kesehatan primer. Puskesmas memiliki peran strategis dalam pelaksanaan program PTM melalui kegiatan promotif dan preventif, seperti posyandu, posbindu, dan deteksi dini faktor risiko. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mendukung keberhasilan pelaksanaan program PTM di tingkat puskesmas. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap petugas kesehatan, kader, serta pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kader kesehatan menjadi faktor kunci dalam keberhasilan program PTM, terutama dalam pelaksanaan kegiatan posyandu, posbindu, dan deteksi dini penyakit tidak menular. Selain itu, kerja sama lintas sektor dengan pihak kelurahan, PKK, sekolah, dan tokoh masyarakat berperan penting dalam meningkatkan partisipasi dan dukungan masyarakat. Dukungan tokoh agama memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap program kesehatan, sedangkan keterlibatan keluarga mendorong kepatuhan pasien dalam melakukan kontrol kesehatan dan konsumsi obat. Inovasi pemanfaatan media sosial dan grup WhatsApp sebagai sarana promosi dan penyuluhan kesehatan menunjukkan kemampuan adaptasi program PTM terhadap perkembangan teknologi informasi.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
