HUBUNGAN LITERASI KESEHATAN DENGAN POLA PENCARIAN PENGOBATAN PADA KEJADIAN ISPA DI UPTD PUSKESMAS PAMANDATI KABUPATEN KONAWE SELATAN
Abstrak
Di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pamandati, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) masih merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang paling umum dan berkontribusi pada tingkat kunjungan yang tinggi ke fasilitas kesehatan. Berbagai faktor memengaruhi pola pengobatan ISPA, literasi kesehatan adalah salah satunya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana literasi kesehatan dan pola pencarian pengobatan pada ISPA di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pamandati berhubungan satu sama lain. Untuk desain observasional analitik, penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional. Dalam satu bulan terakhir, populasi penelitian mengalami gejala ISPA. Cluster sampling digunakan untuk memilih sampel 150 responden. Data dianalisis menggunakan uji chi-square setelah dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi kesehatan sebagian besar responden adalah sedang (43,3%). Hasil analisis bivariat menunjukkan hubungan yang signifikan antara literasi kesehatan dan pola pencarian pengobatan ISPA (p = 0,001). Responden dengan literasi kesehatan tinggi cenderung melakukan pencarian pengobatan formal daripada responden dengan literasi kesehatan rendah. Penelitian ini menemukan bahwa literasi kesehatan dan pola pengobatan ISPA di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pamandati terkait erat. Untuk mendorong perilaku pencarian pengobatan ISPA yang lebih tepat dan rasional, diperlukan peningkatan literasi kesehatan masyarakat.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
