ANALISIS HIPERTENSI MASYARAKAT PESISIR BERDASARKAN POLA KONSUMSI MAKAN DAN IMPLIKASI PENGELOLAAN KESEHATAN
Abstrak
Hipertensi merupakan masalah kesehatan global dan nasional, terutama di komunitas pesisir. Kondisi geografis, perawatan kesehatan yang tidak memadai, dan pola konsumsi di daerah pesisir dapat memengaruhi hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis angka hipertensi di daerah pesisir berdasarkan pola konsumsi makanan dan konsekuensi manajemen layanan kesehatan yang terkait. Penelitian ini bersifat deskriptif dan potong lintang. Sampel total yang digunakan adalah 53 responden lansia. Uji chi-square digunakan untuk analisis data univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden adalah perempuan (68,9%), dalam kelompok usia dewasa-lansia, dan menikah (85,6%). Prevalensi hipertensi adalah 31,1%. Mayoritas responden (57,8%) mengonsumsi buah, sayuran, dan ikan, sedangkan 42,2% tidak. Studi statistik menunjukkan tidak ada korelasi antara konsumsi buah, sayuran, dan makanan laut dengan hipertensi (p = 0,132). Data ini menunjukkan bahwa usia, riwayat keluarga, olahraga, stres, konsumsi garam, merokok, dan situasi sosial ekonomi mungkin lebih penting dalam hipertensi. Menurut penelitian tersebut, administrasi kesehatan harus merencanakan program PMS berdasarkan faktor sosiodemografis, memperkuat kader dan peran pengorganisasian Puskesmas, mengintegrasikan pendidikan gaya hidup sehat ke dalam perawatan primer, serta memantau dan mengevaluasi program secara berkala. Manajemen layanan kesehatan pesisir dan pengendalian hipertensi mendapat manfaat dari pendekatan berbasis data lokal.
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
