BICARA TANPA TABU: EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI BAGI NARAPIDANA PEREMPUAN DI LAPAS KELAS IIB TANJUNG PANDAN, KABUPATEN BELITUNG
Abstrak
Kesehatan reproduksi merupakan aspek penting yang mempengaruhi kualitas hidup perempuan, termasuk narapidana perempuan yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan di lembaga pemasyarakatan. Kegiatan pengabdian masyarakat berjudul “Bicara Tanpa Tabu: Edukasi Kesehatan Reproduksi bagi Narapidana Perempuan di Lapas Kelas IIB Tanjungpandan, Kabupaten Belitung” dilaksanakan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif. Pelaksanaan dilakukan pada Sabtu, 23 Agustus 2025 di aula Lapas Kelas IIB Tanjungpandan dengan jumlah peserta sebanyak 20 warga binaan perempuan. Metode kegiatan meliputi penyuluhan mengenai 12 Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR), diskusi dan kuis mitos-fakta, serta Journaling for Self Discovery sebagai media refleksi diri. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif peserta terhadap topik kesehatan reproduksi, kebersihan diri, serta kemampuan dalam mengidentifikasi dan mengelola emosi. Pengabdian ini menghasilkan peningkatan pemahaman dan pengetahuan peserta tentang kesehatan reproduksi, ditunjukkan dengan peningkatan signifikan pada skor rata-rata pre-test dari 35,5 menjadi 61,5 pada post-test. Program ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan, organisasi kepemudaan, dan pihak lapas dalam menyediakan edukasi kesehatan reproduksi berkelanjutan bagi komunitas rentan. Selain meningkatkan literasi kesehatan reproduksi, kegiatan journaling juga dilakukan untuk meningkatkan kesehatan mental peserta dengan membantu mereka mengenali, merefleksikan, dan mengelola emosi secara lebih sehat.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
