REKONSTRUKSI DEFEK NASAL ALAE PASCA EKSISI KARSINOMASELBASAL DENGAN PARAMEDIAN FOREHEAD FLAP : LAPORAN KASUS
Abstrak
Karsinoma sel basal / basal cell carcinoma merupakan kanker kulit yang paling umum yang bersifat lokal invasif dan jarang bermetastasis, namun dapat menyebabkan kerusakan jaringan luas, terutama pada area wajah yang sering terpapar sinar matahari. Dilaporkan seorang perempuan berusia 65 tahun dengan keluhan luka pada hidung sejak 10 tahun lalu, berawal dari benjolan hitam menyerupai tahi lalat yang kecil dan semakin membesar dan mudah berdarah. Pasien memiliki riwayat paparan sinar matahari harian tanpa perlindungan tabir surya. Pemeriksaan histopatologi menunjukkan karsinoma sel basal tipe nodular infiltratif. Pasien menjalani tindakan operasi bertahap. Pertama, dilakukan eksisi luas (wide excision) dan penutupan defek dengan menggunakan skin graft. Setelah batas sayatan dinyatakan bebas tumor, dilakukan rekonstruksi penutupan defek dengan paramedian forehead flap dan cheek advancement flap. Pada minggu ke-3 pascaoperasi dilakukan separasi flap. Penyembuhan luka berlangsung dengan baik tanpa komplikasi dengan hasil estetika dan fungsional yang cukup baik. Teknik forehead flap merupakan salah satu modalitas yang dapat digunakan untuk rekonstruksi nasal pasca eksisi karsinoma sel basal.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
