PENGARUH TERAPI OKSIGEN HIPERBARIK TERHADAP KADAR SERUM KREATININ PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) YANG DIINDUKSI ALKOHOL 40%
Abstrak
Penyalahgunaan alkohol memiliki dampak buruk pada kesehatan, salah satunya berupa kerusakan ginjal. Kerusakan ginjal ini dapat terdeteksi melalui peningkatan kadar serum kreatinin, yang merupakan indikator fungsi ginjal. Terapi Oksigen Hiperbarik (Hyperbaric Oxygen Therapy/HBOT) merupakan salah satu metode yang dianggap mampu memperbaiki fungsi jaringan tubuh yang rusak, termasuk ginjal, dengan meningkatkan pasokan oksigen dan mempercepat regenerasi sel. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh HBOT terhadap kadar serum kreatinin pada tikus putih (Rattus norvegicus) yang diinduksi alkohol 40%. Desain penelitian yang digunakan adalah post-test only randomized experimental study dengan tiga kelompok: kelompok kontrol tanpa perlakuan, kelompok perlakuan I dengan induksi alkohol 40%, dan kelompok perlakuan II dengan induksi alkohol 40% disertai pemberian HBOT. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata serum kreatinin masing-masing kelompok adalah 0,3518 pada kontrol, 0,2909 pada perlakuan I, dan 0,2809 pada perlakuan II. Analisis statistik menggunakan uji Post Hoc Mann-Whitney U menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara kelompok perlakuan I dan II (p = 0,273). Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa pemberian HBOT tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kadar serum kreatinin pada tikus putih yang diinduksi alkohol 40%, meskipun terdapat penurunan rata-rata yang terlihat pada kelompok yang menerima terapi. Temuan ini memberikan dasar untuk penelitian lebih lanjut terkait dosis, durasi, dan kombinasi terapi lain untuk meningkatkan efektivitas perbaikan fungsi ginjal akibat alkohol.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
