Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

HIPOKALSEMIA PASCA TIROIDEKTOMI : LAPORAN KASUS

Trisnawati, Ni Nyoman AyuDwipayana, I Made Pande
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat (Sinta 4)Vol. 1 No. 1 (2026)20 Februari 2026
DOI10.31004/prepotif.v10i1.54820

Abstrak

Hipokalsemia merupakan suatu gangguan biokimia yang dapat bersifat asimtomatik pada kasus ringan atau muncul sebagai kondisi akut yang mengancam jiwa. Kadar kalsium dalam tubuh diatur oleh hormon paratiroid (parathyroid hormone/PTH), vitamin D, dan kalsitonin melalui efek spesifik pada saluran cerna, ginjal, dan tulang. Kami melaporkan sebuah kasus hipokalsemia pasca-tiroidektomi pada seorang perempuan berusia 62 tahun. Pasien datang dengan keluhan rasa kaku pada mulut, tangan, dan kaki. Pemeriksaan fisik menunjukkan tanda Chvostek positif, interval QT memanjang pada elektrokardiografi, serta hipokalsemia pada pemeriksaan laboratorium. Gejala klinis membaik setelah empat hari pemberian terapi kalsium dan kalsitriol. Namun, hipokalsemia akibat hipoparatiroidisme primer memiliki kecenderungan untuk kambuh. Oleh karena itu, diperlukan pemberian rutin kalsium oral dan kalsitriol oral sebagai terapi jangka panjang. Pemantauan laboratorium juga perlu dilakukan secara berkala, setidaknya setiap 3–6 bulan. Ke depan, terapi pengganti menggunakan PTH rekombinan dapat menjadi alternatif pengobatan pada kasus hipokalsemia pasca-tiroidektomi.

Kata Kunci

hipokalsemia hipoparatiroidisme primer kalsium pasca-tiroidektomi vitamin D.

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

HIPOKALSEMIA PASCA TIROIDEKTOMI : LAPORAN KASUS | PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat | Publiora