HUBUNGAN STATUS SOSIAL EKONOMI DAN KETAHANAN PANGAN KELUARGA DENGAN KEJADIAN WEIGHT FALTERING PADA ANAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOTA TENGAH
Abstrak
Weight faltering adalah kondisi di mana pertumbuhan anak mengalami keterlambatan yang ditunjukkan dengan berat badan yang tidak bertambah sesuai dengan standar kenaikan berat badan minimal berdasarkan grafik pertumbuhan normal. Status sosial ekonomi dan ketahanan pangan keluarga berperan dalam pemenuhan kebutuhan gizi dan pertumbuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status sosial ekonomi dan ketahanan pangan keluarga dengan kejadian weight faltering pada anak di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional. Sampel berjumlah 95 anak yang diambil menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner status sosial ekonomi, household food insecurity access scale (HFIAS), dan lembar observasi weight faltering. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square dan uji alternatif yakni Fisher’s Exact Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara status sosial ekonomi dengan kejadian weight faltering pada anak (p-Value = 0,002). Sementara itu, terdapat juga hubungan signifikan antara ketahanan pangan keluarga dengan kejadian weight faltering pada anak (p-Value = 0,035). Penelitian ini diharapkan dapat membantu puskesmas dalam memperhatikan faktor sosial ekonomi dan ketahanan pangan yang berhubungan dengan kejadian weight faltering.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
