MENDETEKSI DINI PENDERITA TBC MELALUI PROGRAM KAPAK TBC DI PUSKESMAS BANYUATES SAMPANG
Abstrak
Tuberkulosis (TBC) masih menjadi masalah kesehatan dengan rendahnya penemuan kasus di wilayah Puskesmas Banyuates Sampang. Inovasi KAPAK TBC (Kenali, Periksa, Kunjungi) dikembangkan untuk meningkatkan deteksi dini melalui pemberdayaan kader. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas KAPAK TBC dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat, dan cakupan penemuan kasus. Desain penelitian adalah quasi-eksperimen pretest–posttest pada 32 keluarga kontak. Intervensi meliputi, skrining aktif, pendampingan pemeriksaan dahak/TCM, dan kunjungan rumah. Analisis menggunakan Paired t-test dan Wilcoxon. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan signifikan pada pengetahuan masyarakat (p = 0,000). Tanda gejala TB dan hasil pemeriksaan dahak juga meningkat signifikan (p = 0,005). Metode KAPAK TBC terbukti efektif memperkuat kapasitas kader dan meningkatkan penemuan kasus berbasis komunitas.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
