PERBEDAAN AKTIVITAS ANTI FUNGAL DARI EKSTRAK KULIT DAN DAGING BUAH MARKISA UNGU (PASSIFLORA EDULIS SIMS) 5% DAN 40% DENGAN NYSTATIN DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS
Abstrak
Kandidiasis oral merupakan infeksi jamur oportunistik yang umumnya disebabkan oleh Candida albicans . Terapi standar menggunakan nistatin berpotensi menimbulkan efek samping dan risiko resistensi, sehingga diperlukan alternatif antijamur berbasis bahan alam. Markisa ungu ( Passiflora edulis Sims) mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai agen antijamur. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan efektivitas daya hambat Candida albicans antara nistatin dan ekstrak kulit serta daging markisa ungu pada konsentrasi 5% dan 40%. Penelitian ini merupakan true eksperimental dengan desain posttest only with control group menggunakan metode difusi cakram. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak daging markisa ungu konsentrasi 40% menghasilkan zona hambat terbesar. Disimpulkan bahwa ekstrak kulit dan daging markisa ungu berpotensi dikembangkan sebagai agen antijamur alami terhadap Candida albicans .
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
