Publiora

Menghubungkan ke Publiora...

Publiora

PERBEDAAN AKTIVITAS ANTI FUNGAL DARI EKSTRAK KULIT DAN DAGING BUAH MARKISA UNGU (PASSIFLORA EDULIS SIMS) 5% DAN 40% DENGAN NYSTATIN DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS

Wijaya, Cindy DenharaAdriana, ShirleySiregar, SharfinaSurbakti, Elizabeth GloriaHaylie, Carol AnnastaciaWijaya, Regina Alexandra
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat (Sinta 4)Vol. 1 No. 1 (2026)31 Desember 2025
DOI10.31004/prepotif.v9i3.53758

Abstrak

Kandidiasis oral merupakan infeksi jamur oportunistik yang umumnya disebabkan oleh Candida albicans . Terapi standar menggunakan nistatin berpotensi menimbulkan efek samping dan risiko resistensi, sehingga diperlukan alternatif antijamur berbasis bahan alam. Markisa ungu ( Passiflora edulis Sims) mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai agen antijamur. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan efektivitas daya hambat Candida albicans antara nistatin dan ekstrak kulit serta daging markisa ungu pada konsentrasi 5% dan 40%. Penelitian ini merupakan true eksperimental dengan desain posttest only with control group menggunakan metode difusi cakram. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak daging markisa ungu konsentrasi 40% menghasilkan zona hambat terbesar. Disimpulkan bahwa ekstrak kulit dan daging markisa ungu berpotensi dikembangkan sebagai agen antijamur alami terhadap Candida albicans .

Kata Kunci

Candida albicans , antijamur, markisa ungu, nystatin

Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda

MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.

Coba MatchMind

Lihat profil lengkap jurnal ini

Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.

Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat

Artikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.

PERBEDAAN AKTIVITAS ANTI FUNGAL DARI EKSTRAK KULIT DAN DAGING BUAH MARKISA UNGU (PASSIFLORA EDULIS SIMS) 5% DAN 40% DENGAN NYSTATIN DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS | PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat | Publiora