HUBUNGAN GEJALA MATA KERING DAN PAPARAN SCREEN TIME GADGET PADA MAHASISWA KEDOKTERAN
Abstrak
Mata kering merupakan kondisi multifaktorial pada permukaan okular yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, gangguan penglihatan, serta penurunan kualitas hidup. Intensitas penggunaan perangkat digital yang semakin meningkat dalam aktivitas sehari-hari, terutama pada mahasiswa kedokteran dengan tuntutan akademik yang tinggi, menyebabkan durasi paparan layar (screen time) yang lebih lama dan berpotensi berkontribusi terhadap munculnya gejala mata kering. Penelitian ini tujuannya untuk mengevaluasi hubungan antara paparan screen time dan gejala mata kering pada mahasiswa kedokteran Universitas Ciputra. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik disertai rancangan potong lintang. Subjek penelitian melibatkan seluruh mahasiswa Program Studi Kedokteran Universitas Ciputra angkatan 2021-2024, dengan total 132 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilaksanakan lewat kuesioner Ocular Surface Disease Index (OSDI) untuk menilai tingkat gejala mata kering serta kuesioner penggunaan gadget untuk mengukur durasi paparan screen time. Analisis hubungan antarvariabel dilakukan menggunakan uji Chi-square. Gejala mata kering dan paparan screen time ditemukan pada seluruh angkatan dengan distribusi tingkat keparahan yang bervariasi. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwasanya paparan screen time tidak punya hubungan yang bermakna secara statistik dengan gejala mata kering pada seluruh responden (p = 0,104). Paparan screen time pada penggunaan perangkat digital tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian gejala mata kering pada mahasiswa kedokteran Universitas Ciputra.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
