KARAKTERISTIK PASIEN SKABIES DI RSUD HAJI PROVINSI SULAWESI SELATAN 2022-2024
Abstrak
Skabies merupakan penyakit kulit menular akibat infestasi Sarcoptes scabiei var. hominis yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama di daerah tropis dengan kepadatan hunian tinggi. Penyakit ini dapat menurunkan kualitas hidup penderita akibat pruritus, infeksi sekunder, dan dampak psikososial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien skabies di RSUD Haji Provinsi Sulawesi Selatan periode 2022–2024.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien yang terdiagnosis skabies di RSUD Haji Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2022–2024 dengan teknik total sampling. Data diperoleh dari rekam medis pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Variabel yang diteliti meliputi usia, jenis kelamin, status pekerjaan, tanda kardinal skabies, pengobatan, dan komplikasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 93 pasien skabies, sebagian besar berjenis kelamin laki-laki (69,2%) dan terbanyak pada kelompok usia 5–14 tahun (40,9%). Mayoritas pasien tidak bekerja (91,6%). Sebagian besar pasien menunjukkan dua tanda kardinal skabies (57,0%). Komplikasi ditemukan pada 35,5% pasien, terutama infeksi sekunder. Terapi yang paling banyak diberikan adalah permetrin 5% (91,4%). Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa skabies di RSUD Haji Provinsi Sulawesi Selatan didominasi oleh anak usia sekolah dan laki-laki, dengan terapi utama menggunakan permetrin 5%.
Kata Kunci
Cari jurnal yang tepat untuk naskah Anda
MatchMind AI mencocokkan abstrak naskah Anda dengan ribuan jurnal terakreditasi dan menampilkan rekomendasi terbaik beserta alasannya.
Coba MatchMindLihat profil lengkap jurnal ini
Waktu review, biaya APC, statistik sitasi, indeksasi Scopus, dan banyak lagi.
Buka PREPOTIF : Jurnal Kesehatan MasyarakatArtikel ini juga tersedia di situs resmi jurnal.
